Yamaha mulai menghadirkan alternatif baru di segmen skutik melalui NMax E, motor yang mengusung teknologi penggerak listrik dengan desain khas keluarga MAX. Model ini menawarkan perpaduan antara performa, efisiensi energi, dan fitur modern untuk menunjang kebutuhan berkendara sehari-hari.

Dari sisi kemampuan, NMax E diklaim memiliki performa setara skuter bermesin bensin 125 cc. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 10 hp dengan torsi instan mencapai 33,3 Nm. Dalam kondisi baterai terisi penuh, skutik ini juga diklaim sanggup menempuh perjalanan hingga 104 kilometer.

Motor Listrik NMax E Menggunakan Baterai 3,5 kWh

NMax E dikembangkan menggunakan platform khusus kendaraan listrik. Sistem penggeraknya mengandalkan unit eAxle berukuran kompak yang dipadukan dengan baterai lithium-ion berkapasitas 3,5 kWh.

Karakter tenaga yang dihasilkan menjadi salah satu daya tariknya. Motor listrik mampu mencapai tenaga maksimum pada putaran 3.500 rpm, sedangkan torsi puncak sudah tersedia sejak 500 rpm.

Untuk menggerakkan roda belakang, Yamaha menggunakan sistem belt drive sebagai penyalur tenaga.

Mengenai kemampuan jelajah, angka 104 km merupakan klaim berdasarkan pengujian WMTC Kelas 1. Sementara untuk mengisi ulang baterai, tersedia charger internal berdaya 800 watt.

Pengisian dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam apabila menggunakan sumber listrik rumah tangga.

Desain Masih Mempertahankan Identitas Keluarga MAX

Dari segi tampilan, Yamaha tidak menghilangkan karakter yang selama ini melekat pada lini NMax. Versi listrik ini tetap membawa desain lampu depan ganda serta panel bodi samping dengan bentuk khas menyerupai bumerang.

Bagian belakangnya juga masih menggunakan model lampu yang serupa dengan NMax bermesin pembakaran internal atau ICE.

Yamaha menyediakan dua pilihan warna untuk model ini, yakni Avio Blue dan Platinum Silver.

Dibekali Layar TFT dan Tiga Mode Berkendara

Urusan teknologi turut mendapatkan perhatian melalui sejumlah fitur pendukung. NMax E menggunakan panel instrumen TFT berukuran 5 inci yang menjadi pusat informasi bagi pengendara.

Konektivitas smartphone dan fitur navigasi juga tersedia melalui aplikasi Yamaha Motor On.

Pengendara dapat menyesuaikan karakter motor dengan tiga mode berkendara yang disediakan, yaitu:

  • Sport: Untuk karakter berkendara yang lebih responsif.
  • Touring: Pilihan untuk kebutuhan perjalanan.
  • Eco: Mode yang mengutamakan efisiensi penggunaan energi.

Fitur keselamatan dan kemudahan penggunaan juga cukup beragam. Yamaha menyertakan traction control, Smart Key, ABS, serta sistem pengereman regeneratif.

Menariknya, tersedia pula fitur gigi mundur yang membantu pengendara ketika memindahkan motor saat parkir.

Suspensi, Rem Cakram, dan Kapasitas Bagasi

Pada bagian kaki-kaki, NMax E menggunakan garpu teleskopik berdiameter 33 mm di depan dan suspensi ganda untuk menopang bagian belakang.

Sistem pengeremannya mengandalkan cakram berukuran 245 mm pada kedua roda. Sementara itu, motor ini menggunakan pelek 13 inci dengan kombinasi ban depan 110/70 dan belakang 130/70.

Kepraktisan juga diperhatikan melalui ruang penyimpanan di bawah jok yang diklaim mampu menampung satu helm full-face.

Selain itu, tersedia kompartemen depan yang dilengkapi soket USB Type-C. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya perangkat elektronik selama perjalanan.

Yamaha NMax E Mulai Dipasarkan di Eropa pada 2027

Selain menghadirkan motor listriknya, Yamaha juga memperkenalkan layanan pengisian daya publik bernama YOU Charge. Layanan ini ditujukan untuk pengguna di Eropa dengan sistem berlangganan.

Untuk jadwal pemasaran, Yamaha merencanakan penjualan NMax E di pasar Eropa mulai musim semi 2027. Sementara harga resminya belum diumumkan dan akan diinformasikan pada kesempatan berikutnya.

Dengan kombinasi tenaga 10 hp, torsi 33,3 Nm, serta kemampuan perjalanan hingga 104 km, NMax E menjadi pilihan baru dalam jajaran skutik listrik Yamaha. Kehadirannya juga memperlihatkan bagaimana karakter desain NMax tetap dipertahankan meskipun menggunakan sistem penggerak yang berbeda.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *